Awas! Lapor SPT Bohong Bisa Dipenjara

Berita Lain

Indeks Berita

Rumor Saham

Niat Bangun Tol, ELTY Diincar Timur Tengah?

PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) berencana membangun ruas tol baru. Atas kabar tersebut, banyak perusahaan yang siap-siap mengakumulasi saham….
0 Komentar | Balas Tanggapan

Peluang Usaha

Bisnis Anak Muda Ini Bangkit Lagi Setelah Kena Wedus Gembel Merapi

Gb

Bencana letusan Gunung Merapi beberapa tahun lalu memberi kesan tersendiri bagi Decky Suryata, pengusaha salak olahan di Sleman. Ia salah satu pengusaha yang bangkit lagi setalah bencana tersebut.

Sosok Dan Peristiwa

Gita Wirjawan: Sepatu Saya Buatan Jatayu, Baju dari Pasar Senen

Gb

Mendag Gita Wirjawan mengakui tetap mempromosikan program ‘100% Cinta Indonesia’. Ini ditegaskan Gita dengan menunjuk atribut miliknya yang asli buatan Indonesia.

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Info Promosi Travel

Forum Finance register | login

<p>Your Browser didn’t support iframe</p>

Rabu, 07/03/2012 13:49 WIB
Awas! Lapor SPT Bohong Bisa Dipenjara
Herdaru Purnomo – detikFinance

Browser anda tidak mendukung iFrame

Jakarta – Maret 2012 ini masyarakat wajib menyampaikan Surat Pemberitahuan alias SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) wajib pajak orang pribadi. Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) mengingatkan masyarakat untuk mengisi SPT apa adanya tanpa mengurangi data-data terutama terkait harta pribadi.

Demikian disampaikan Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Humas Dedi Rudaedi ketika berbincang dengan detikFinance di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (7/3/2012).

“Berdasarkan Pasal 3 ayat (3) UU Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan (KUP), batas waktu penyampaian SPT Tahunan pada umumnya adalah 3 bulan setelah tutup tahun yakni pada 31 Maret untuk wajib pajak orang pribadi serta paling lambat 4 bulan setelahnya atau 30 April bagi wajib pajak badan,” kata Dedi.

Dijelaskan Dedi, terdapat ketentuan bagi wajib pajak dalam pelaporan SPT tersebut terutama sanksi yang diberikan ketika terdapat kesalahan dalam penyampaian SPT. Apabila SPT tidak disampaikan dalam batas waktu yang ditentukan maka akan terkena denda.

Selain itu, jika wajib pajak secara sengaja menyampaikan SPT secara tidak benar alias bohong maka terdapat sanksi administrasi dan pidana. “Hal ini nantinya masuk kepada tindak pidana bidang perpajakan dimana bisa dipidana penjara,” jelasnya.

Dalam formulir SPT, Dedi menyampaikan terdapat beberapa kolom yang harus di isi seperti nilai harta. Contohnya seperti rumah, kendaraan, perhiasan, deposito yang nilainya material.

“Jika kita mengerti maka harus dimasukkan semua dan dilaporkan. Jika merasa kesulitan petugas pajak akan membantu. Hal ini harus disampaikan secara benar,” terangnya.

Ketentuan sanksi administrasi dan pidana bagi pelapor SPT ini tertuang dalam pasal 38, undang-undang No. 6 Tahun 1983 tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 16 tahun 2009.
(dru/dnl)

About irfanstmik

KEJUJURAN ADALAH MODAL UTAMA UNTUK MEMPEROLEH KEPERCAYAAN

Posted on March 7, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: