3 Aksi Nasir yang Mengundang Kecurigaan Publik

Browser anda tidak mendukung iFrame

Jakarta – M Nasir, adik terdakwa kasus suap wisma atlet M Nazaruddin kembali menjadi sorotan. Dia kepergok mengunjungi kakaknya di Rutan Cipinang di luar jam besuk. Aksi yang mengundang kecurigaan ini bukan kali pertama terjadi.

Dalam catatan detikcom, Nasir juga pernah menjadi sorotan atas sejumlah masalah. Beberapa di antaranya bahkan sempat menuai reaksi cukup negatif.

1. Kunjungan ke Mabes Polri

Pada tanggal 11 Januari 2012 lalu, Nasir tiba-tiba datang ke Mabes Polri. Pria yang dicekal oleh KPK ini mengaku datang ke markas nomor satu polisi ini untuk bertemu teman.

Tidak jelas dengan siapa Nasir saat itu bertemu. Yang pasti, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution, tidak tahu menahu soal kedatangannya.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mencurigai kedatangan Nasir. Terlebih anggota Komisi III DPR itu masih dalam status cekal yang diminta KPK.

Namun, Nasir membantahnya. Dia menolak bila kedatangannya untuk mengintervensi kasus Nazaruddin. “Nggak ada hubungannya itu. Dia kan sudah di Cipinang, bukan di Mako Brimob,” ucapnya.

2. Mendatangi Rosa di Rutan Cipinang

Tim kuasa hukum Mindo Rosalina Manulang menyebut orang dekat M Nazaruddin berinisial NSR pernah mendatangi Rutan Pondok Bambu. Orang itu juga disebut pernah mengancam Rosa bersama pria lain berinisial HSY.

Belakangan diketahui, NSR yang dimaksud oleh tim kuasa hukum Rosa adalah M Nasir. Nama Nasir juga tercantum dalam sejumlah pemberitaan, khususnya laporan Majalah Tempo.

Saat kasus ini bergulir, Nasir susah ditemui untuk dikonfirmasi. Wartawan pernah menunggunya dalam acara rapat fraksi Demokrat, namun Nasir tidak hadir. Begitu pun dalam rapat-rapat Dewan di komisi III.

Soal ancam mengancam Nazaruddin itu, pengacara Nazar, Elza Syarief sudah membantahnya. Elza menuding sang pengancam kemungkinan orang yang disebut sebagai ‘Ketua Besar’.

3. Menjenguk Nazaruddin di Rutan Cipinang di Luar Jam Besuk

Wamenkum HAM Denny Indrayana memergoki Nasir bersama pengacara Rosa, Djufri Taufik dan Arif Rahman tengah berdiskusi serius dengan Nazaruddin di luar jam besuk. Denny memergoki mereka jam 23.00 WIB, Rabu (8/2).

Dengan alasan sebagai anggota Komisi III DPR, Nasir leluasa berkunjung di luar jam berkunjung. Namun Denny dan Menkum Amir Syamsuddin sepakat, kalau pun anggota Dewan, tentu ada aturan terkait kunjungan. Harus sesuai aturan. Jam kunjungan di Rutan Cipinang pukul 10.00-12.00 WIB dan 13.00-15.30 WIB.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan sendiri di lingkungan Komisi III. Salah seorang anggota, Martin Hutabarat mempertanyakan motif kunjungan Nasir di malam hari.

Martin menuturkan patut diduga ada maksud tertentu sehingga Nasir memilih mengunjungi kakaknya itu tengah malam. “Ini membuat tanda tanya orang kepada Komisi III. Kita memang dapat kebebasan untuk mengunjungi lapas dan rutan tapi ada waktunya bukan pada tengah malam,” ujar Martin.

Hingga saat ini, Nasir belum mau bicara soal kunjungannya ke Rutan Cipinang.

About irfanstmik

KEJUJURAN ADALAH MODAL UTAMA UNTUK MEMPEROLEH KEPERCAYAAN

Posted on February 10, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: